Mar 30, 2009

PELATIHAN
AUDIT OPERASIONAL RUMAH SAKIT

23 - 24 APRIL 2009

Satuan Pengawasan Intern atau Internal Auditor sering dipersepsikan hanya sebagai satuan kerja di RS yang melakukan audit terhadap pengelolaan keuangan saja (financial audit). Bahkan istilah Internal Control juga dipersepsikan hanya audit keuangan, sehingga dapat dimaklumi jika ada RS yang sudah memiliki SPI pun tidak menunjukkan kinerja yang baik, karena SPI tidak berperan sebagaimana mestinya. Padahal sesungguhnya SPI itu dapat diibaratkan panca indera pimpinan RS, yang memungkinkan pimpinan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
Agar kinerja SPI tidak hanya sebatas pada audit keuangan saja tetapi juga mampu mengaudit kegiatan operasional, maka pimpinan rumah sakit / kepala unit/ calon auditor perlu mendapatkan pemahaman cara kerja Audit operasional bagaimana langkah-langkahnya dan implementasinya.


Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami dan melaksanakan Audit Operasional di Rumah Sakit


Materi


1. Pemahaman Produk Jasa RS

2. Pengendalian RS dan 3E:
  • Pemahaman dan Penerapan Internal Control dan Audit di RS
  • Pemahaman Istilah Efektif, Efisien dan Ekonomis
3. Penyusunan Program Audit:
  • Pemahaman Audit Operasional, Tujuan Program Audit
  • Isi Program Audit : Aspek kegiatan pelayanan dan penunjang medis, Kegiatan Komite Medik dan Aspek Keuangan SDM, Logistik, Etika dan hukum, Pengendalian mutu, Penanganan keluhan pelanggan
  • Pengawasan atasan langsung
  • Pelaksanaan audit dan pengembangan temuan
  • Kertas kerja dan bukti audit
  • Membuat LHA dan pemantauan tindak lanjut

Nara Sumber


Drs. Heru Kusumanto, SKM, MM, MBA, QIA, CBA
  • 20 tahun sebagai tenaga struktural di rumah sakit,diantaranya sebagai internal auditor rumah sakit
  • 10 tahun sebagai auditor keuangan dan perlengkapan pada Inspektorat Jenderal Depkes RI

Peserta

  • Auditor SPI RS | Direktur | Pemilik RS
  • Kepala Instalasi / Unit / Satuan Kerja

Metode

50% Teori dan 50% Latihan
*Peserta diharapkan membawa Laptop yang akan digunakan untuk latihan


Jadual

HARI PERTAMA

08.00-09.45 Pemahaman Produk Jasa Rumah Sakit
09.45-10.00 Coffee Break

10.00-12.00 Pengendalian Intern dan Audit Internal Rumah Sakit
12.00-13.00 Istirahat dan Makan Siang

13.00-14.45 Menyusun Program Audit

14.45-15.00 Coffee Break
15.00-16.30 Pelaksanaan Audit dan Pengembangan Temuan

HARI KEDUA

08.00-09.45 Kertas Kerja dan Bukti Audit
09.45-10.00 Coffee Break

10.00-12.00 Analisa dan Penyajian Temuan
12.00-13.00 Istirahat dan Makan Siang
13.00-14.45 Menyusun Laporan Hasil Audit
14.45-15.00 Coffee Break

15.00-16.30 Memantau Tindak Lanjut LHA


Waktu

Kamis - Jumat, 23 - 24 April 2009
08.00 - 17.00 wib


Tempat

BLUE SKY Pandurata Hotel
JL. Raden Saleh - Jakarta
Jakarta 10430


Biaya :
Rp. 1.950.000,- / peserta


Informasi dan Pendaftaran

YPMK Perdhaki u.p. Ritta / Nuning / Tina
Jl. Kramat VI / 11, Jakarta 10430
Tel. (021) 392 6712 - 392 0250 - 391 4843
Fax. (021) 392 0250 - 392 6712
e-mail : ypmk_perdhaki@yahoo.com
blog : www.ypmkperdhaki.blogspot.com

Pendaftaran setiap hari kerja : Senin - Jumat, Jam 08.30 - 15.00 wib
Pendaftaran VIA SMS : 0852 87434424 (Nuning/Rita) atau 0813 999 36536 (Ani)



Biaya dikirim melalui:

BANK CIMB NIAGA Jl. Cikini Raya 71 A, Jakarta
no. rek. : 908-01-00015-00-9 a.n. PMK Perdhaki

Mar 5, 2009

Pelatihan Emergency Nursing

Yayasan Pengembangan dan Manajemen Kesehatan Perdhaki

bekerjasama dengan

Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Keperawatan
Ditjen Bina Pelayanan Medik
Departemen Kesehatan RI


PELATIHAN
KEPERAWATAN GAWAT DARURAT
( EMERGENCY NURSING )
BASIC 2




Angkatan I : 27 April - 02 Mei 2009
Angkatan II : 11 Mei - 16 Mei 2009

Indonesia merupakan daerah potensial terjadi bencana, baik bencana alam (natural disaster) maupun bencana karena ulah manusia (man made disaster). Pada saat bencana, pelayanan gawat darurat merupakan faktor penting untuk mencegah kematian, kecacatan dan kejadian penyakit, disamping kondisi gawat darurat sehari-hari yang dapat terjadi setiap saat.

Permasalahan yang sering dirasakan dalam pemberian pelayanan gawat darurat dan bencana adalah terbatasnya kemampuan tenaga kesehatan dalam penanganan kasus gawat darurat, sehingga waktu tanggap melebihi standar yang ditentukan. Perawat sebagai tenaga kesehatan dengan proporsi terbesar (kurang lebih 40%) dan 67% nya bekerja di Rumah Sakit mempunyai kontribusi cukup besar terhadap keberhasilan penanganan kasus gawat darurat. Hasil kajian WHO - Direktorat Pelayanan Keperawatan (2000) menunjukkan 70,9% tenaga keperawatan dalam 3 tahun terakhir tidak pernah mengikuti pelatihan teknis.

Melihat keadaan tersebut, Departemen kesehatan yang berkerjasama dengan WHO dan berbagai pihak yang terkait menyusun standar kurikulum Nasional Pelatihan Keperawatan Gawat darurat (Emergency Nursing). Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari 066/MENKES/SK/II/2006 tentang Pedoman Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan Dalam Penanggulangan Bencana; mengharuskan setiap pelayanan kesehatan memiliki tenaga kesehatan yang berkompeten dan terstandar di rumah sakit.

Memenuhi kebutuhan tersebut YPMK Perdhaki bekerjasama dengan Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan - Ditjend Bina Pelayanan Medik Depkes RI akan mengadakan pelatihan yang memiliki uji kompetensi. Pelatihan ter-akreditasi dari Pusdiklat dan Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan DEPKES RI. Setelah mengikuti pelatihan emergency nursing basic 2, peserta diharapkan mahir didalam memberikan layanan yang berkualitas dan berstandar nasional.


Tujuan Umum :
Meningkatnya kualitas pelayanan keperawatan gawat darurat di sarana kesehatan

Tujuan Khusus :
Peserta pelatihan diharapkan mampu :
  1. Memahami kebijakan Departemen Kesehatan tentang Keperawatan Gawat Darurat.
  2. Memahami konsep SPGDT.
  3. Melakukan proses Keperawatan Gawat Darurat dan Dokumentasi.
  4. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Pernafasan.
  5. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Kardiovaskuler.
  6. Melakukan Bantuan Hidup Dasar Dewasa, Anak dan Bayi.
  7. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Neonatus.
  8. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat pada gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.
  9. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Diabetes Mellitus.
  10. Melakukan penanganan cedera.
  11. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Muskuloskeletal.
  12. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Trauma Abdomen.
  13. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Luka Bakar.
  14. Memahami Keperawatan Gawat Darurat Saraf.
  15. Melakukan Manajemen Nyeri.
  16. Melakukan Keperawatan Gawat Darurat Jiwa.
  17. Melakukan penanganan keracunan.
  18. Membangun komitmen.

Materi

Sebanyak 19 Modul, terdiri dari :
  1. Kebijakan Departemen Kesehatan tentang Keperawatan Gawat Darurat.
  2. Kebijakan Departemen Kesehatan tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
  3. Konsep Keperawatan Gawat Darurat.
  4. Proses Keperawatan Gawat Darurat dan Dokumentas.
  5. Keperawatan Gawat Darurat Pernafasan.
  6. Keperawatan Gawat Darurat Kardiovasculer.
  7. Bantuan Hidup Dasar pada Dewasa, anak dan Bayi.
  8. Keperawatan Gawat Darurat Neonatus.
  9. Keperawatan Gawat Darurat pada Keseimbangan cairan dan elektrolit.
  10. Keperawatan Gawat Darurat Dibetes Milletus.
  11. Mekanisme cedera.
  12. Keperawatan Gawat Darurat Muskuloskeletal.
  13. Keperawatan Gawat Darurat Trauma Abdomen.
  14. Keperawatan Gawat Darurat Luka Bakar.
  15. Keperawatan Gawat Darurat Saraf.
  16. Manajemen Nyeri.
  17. Keperawatan Gawat Darurat Jiwa.
  18. Keracunan.
  19. Membangun komitmen.

Nara Sumber
  1. Tim Pelatih Keperawatan Gawat Darurat Departemen Kesehatan RI
  2. PPNI Pusat
  3. RS. Dr. Cipto Mangunkusumo
  4. RSUP. Fatmawati
  5. RS Jantung Harapan Kita

Peserta
Pelaksana Keperawatan Unit Gawat Darurat :
Kriteria :
  • Pendidikan SPK pengalaman bekerja sebagai perawat minimal 5 tahun
  • Pendidikan D3 Keperawatan.
  • Pendidikan S1 Keperawatan.
Jumlah peserta untuk setiap Angkatan dibatasi 30 orang.
Jika jumlah peserta pada angkatan I telah mencapai 30 orang, maka pendaftar selanjutnya akan langsung didaftarkan ke angkatan ke II.
Pelatihan akan dimulai bila jumlah peserta mencapai 25 orang.


Metode
  • Ceramah dan tanya jawab.
  • Diskusi Kelompok.
  • Studi Kasus.
  • Demonstrasi.
  • Praktek Kelas (Skill Site).

Waktu
Angkatan I : 27 April - 02 Mei 2009
Angkatan II : 11 Mei - 16 Mei 2009

Jam :08.00 - 22.00 WIB

Tempat
Wisma Perdhaki
Jl. Kramat VI No. 7 Lt. 3
Jakarta 10430



Biaya :
Rp 6.500.000,- / peserta selama 6 hari
Biaya sudah termasuk Seminar Kit, Sertifikat, CD Makalah,
bahan praktek, diktat, 6x makan siang, 6x makan malam & snack



Informasi dan Pendaftaran
Pendaftaran disertai pembayaran paling lambat 1 minggu sebelum
penyelenggaraan, dengan mengirimkan Formulir Pendaftaran
disertai fotocopy bukti transfer ke :


YPMK Perdhaki u.p. Nuning / Ritta / Tina
Jl. Kramat VI /11, Jakarta 10430
Tel. (021) 392 6712 - 392 0250 - 391 4843
Fax. (021) 392 0250 - 392 6712
e-mail : ypmk_perdhaki@yahoo.com


Pendaftaran setiap hari kerja:
Senin-Jumat, Jam 08.30-15.00 wib
Pendaftaran VIA SMS: 0852 8743 4424 (Nuning/Rita) atau 0813 82735914 (Sonya)

Biaya dikirim melalui:
BANK CIMB NIAGA Jl. Cikini Raya 71 A, Jakarta
no. rek. : 908-01-00015-00-9 a.n. PMK Perdhaki



Penginapan
Bagi peserta yang akan menginap, dapat menghubungi langsung penginapan yang terdekat dengan tempat Pelatihan antara lain :
  1. Wisma Perdhaki Jl. Kramat VI No.7 - Jakarta Pusat Telp. 021 - 3909245 / 3140455, up. Ibu Christine
  2. Wisma Jengger - JL. Kramat VI, No.28 - Jakarta Pusat
    Telp. 021 - 3909955
  3. Wisma Dewo - Jl. Kramat VI No.12 - Jakarta Pusat
    Telp. 021 - 3909510
  4. Mess Widya Citra Bhakti - Badan Litbangkes
    Jl. Percetakan Negara Raya No.23 A - Jakarta Pusat
    Telp. 0852 - 16161063 (Bapak Yadi), 021 - 4261088 ext 129 / 199
  5. Hotel Acacia - Jl. Kramat Raya 73 - 81 Jakarta Pusat
    Telp. 021 - 3903030
  6. Hotel Bintang Griyawisata - Jl. Raden Saleh No.16 Jakarta Pusat
    Telp. 021 - 3922566 - 74