Aug 8, 2011

PELATIHAN
MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERALATAN MEDIK
DI RUMAH SAKIT
27 - 28 September 2011

LATAR BELAKANG
Rumah sakit sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan sangat besar perannya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebagai institusi pemberi jasa kesehatan, rumah sakit perlu memperhatikan mutu agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat

Rumah sakit yang memenuhi standar mutu dilengkapi dengan ketersediaan peralatan medik guna keperluan diagnosa, terapi dan rehabilitasi. Mengingat alat kesehatan difungsikan untuk keperluan tersebut maka 2 (dua) faktor yang menjadi persyaratan utama tidak boleh diabaikan yaitu keselamatan pasien (patient safety) dan ketepatan (accuracy).

Ketersediaan alat kesehatan di rumah sakit umumnya membutuhkan biaya investasi cukup tinggi, oleh sebab itu harus dimanfaatkan secara optimal sehingga pembiayaan menjadi efektif (cost effective). Agar peralatan yang digunakan di rumah sakit dalam kondisi aman, tepat dan efektif, maka sangat dibutuhkan kegiatan pengelolaan yang tepat

Pengelolaan merupakan suatu kegiatan dari mulai perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan dan penghapusan peralatan medik dengan tujuannya agar alat kesehatan dapat dimanfaatkan secara optimal (utility), laik pakai (safe) dan tepat (accurate). Optimalisasi penggunaan (utility) bertujuan agar usia pakai lebih besar dari biaya investasi (pembelian), sedangkan laik pakai bertujuan agar pengguna alat mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang bermutu.

World Health Organization menyebutkan bahwa hampir 50% peralatan medik di negara berkembang tidak dapat digunakan, hal ini disebabkan karena perencanaan yang tidak tepat, tidak dilakukannya pemeliharaan, tidak adanya ketersediaan sumber daya yang mengoperasikan. Indonesia sebagai negara berkembang bisa dikategorikan masuk ke dalam kondisi tersebut mengingat kegiatan perencanaan dan pemeliharaan peralatan medik tidak berjalan dengan optimal.

Pengelolaan peralatan medik bukan hanya tanggung jawab insinyur, melainkan semua stakeholder yang terkait dengan penggunaan peralatan medik di antaranya, dokter, paramedik, fisikawan medik, operator (technicians), yang terjadi saat ini adalah belum sinerginya para stakeholder yang terkait pengelolaan peralatan medik.



TUJUAN
Tujuan Umum
Pengelolaan peralatan medik dalam rangka menunjang pemenuhan kebutuhan sesuai dengan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia

Tujuan Khusus
  • Peningkatan mutu pelayanan RS melalui pengelolaan aset dan pengelolaan peralatan medik
  • Peningkatan pengawasan dan pengamanan peralatan medik RS melalui pengelolaan aset dan pengelolaan peralatan medik
  • Peningkatan pelaksanaan keselamatan pasien / patient safety melalui pengelolaan aset dan pengelolaan peralatan medik
  • Peningkatan peran yang bekerja dalam mewujudkan mutu, keamanan serta tepat guna dan hasil guna pada pengelolaan peralatan medik di rumah sakit


FASILITATOR
Arif Jauhari, Dipl,Rad.SSi, MKKK dan team
Konsultan peralatan medik, Managing Director dan Pengajar pada Institusi Pemerintah dan Swasta


METODE
  • Presentasi
  • Diskusi interaktif


PESERTA
  • Kepala Instalasi Radiologi
  • Staf Instalasi Radiologi
  • Radiographer
  • Direktur Teknik ISPRS
* Jumlah peserta maksimal 25 orang


MATERI DAN JADUAL
HARI PERTAMA
08.00 - 09.00 Registrasi
09.00 - 09.30 Pembukaan
09.30 - 10.30 Sesi 1 : Manajemen pemeliharaan peralatan di RS
10.30 - 10.45 Coffee Break
10.45 - 12.30 Sesi 2 : Manajemen asset peralatan medik di RS
12.30 - 13.30 ISHOMA
13.30 - 15.00 Sesi 3 : Faktor resiko keselamatan dan kesehatan kerja peralatan medik di RS
15.00 - 15.15 Coffee Break
15.15 - 17.00 Lanjutan sesi 3

HARI KEDUA
08.00 - 10.00 Sesi 4 : Business Plan peralatan medik di RS
10.00 - 10.15 Coffee Break
10.15 - 12.00 Lanjutan sesi 4
12.00 - 13.00 ISHOMA
13.00 - 15.00 Sesi 5 : Manajemen pemeliharaan peralatan medik sesuai dengan standar mutu RS
15.00 - 15.15 Coffee Break
15.15 - 17.00 Lanjutan sesi 5
17.00 Penutup


WAKTU
Selasa - Rabu, 27 - 28 September 2011


TEMPAT
Hotel Amaris Senen by Santika
JL. Kramat Raya No. 35 Senen
Jakarta Pusat


BIAYA
Rp 2.650.000,- / peserta
Sudah termasuk biaya penginapan 1 malam, check in tanggal 27/9, check out tanggal 28/9
Bagi instansi yang mengirimkan lebih dari 1 orang akan mendapatkan potongan Rp 100.000,-/orang



INFORMASI DAN PENDAFTARAN
YPMK Perdhaki u.p. Ritta / Nuning / Windi
Jl. Kramat Lontar H 11 A, Jakarta Pusat
Tel. 021 -
3920250 / 021 - 3926712 / 021 - 3914843
Fax. 021 - 3926712 / 021 - 3914843
e-mail : ypmk_perdhaki@yahoo.com

Pendaftaran setiap hari kerja : Senin - Jumat, Jam 08.30 - 15.00 wib
Pendaftaran VIA SMS :
085287434424
(Nuning / Rita)

BIAYA DIKIRIM MELALUI:

BANK CIMB NIAGA Jl. Cikini Raya 71 A, Jakarta
no. rek. : 908-01-00015-00-9 a.n. PMK Perdhaki




FORMULIR PENDAFTARAN

Dengan ini kami mendaftarkan nama-nama di bawah ini untuk mengikuti Pelatihan
Manajemen Pemeliharaan Peralatan Medik
di Rumah Sakit
:


NAMA / JABATAN :

1. ______________________ / __________________________ L / P

2.
______________________ / __________________________ L / P

3.
______________________ / __________________________ L / P


Contact person / Jabatan :
Instansi :
Alamat :

Telepon :
Fax :
email :
Training of Trainer
21 - 23 September 2011


LATAR BELAKANG
Para penyaji pelatihan atau fasilitator selama ini masih banyak yang hanya sekedar menyampaikan informasi tanpa menghiraukan apakah yang ia sajikan tercerna dengan baik atau tidak oleh peserta, pelatihan yang pasif dimana peserta hanya sebagai pendengar. Untuk menjadi seorang pelatih yang sukses, pelatih hendaknya dibekali berbagai kemampuan tentang teknik fasilitasi yang efektif dan menyenangkan bagi peserta pelatihan. Dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana seorang fasilitator dapat membawa arus perubahan itu sendiri menjadi sebuah kompetensi bagi para peserta yang dilatih.

Pada Pelatihan Training Of Trainer ini, peserta akan dibekali dengan pembelajaran interaktif dimana cara penyampaiannya bernuansa “learning” , yang memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta untuk memperoleh pemahaman dan ketrampilan secara natural, sehingga pembelajar dapat menemukan sendiri apa-apa yang dipelajarinya selama pelatihan. Belajar interaktif yang dilakukan secara serius akan mampu merangsang pembelajar untuk terus mengikuti dan mencari isi dari pokok bahasan yang sedang dipejari. Hal ini karena dalam teknik belajar interaktif terjadi penyajian timbal balik antara pelatih / fasilitator dan peserta yang saling merespon substansi materi yang sedang dibahas. Seperti kata-kata bijak : Pembelajar kita belajar dari apa yang kita sampaikan, sementara itu kita perlu belajar dari apa yang mereka tanyakan ( Andreas Harefa).



TUJUAN
Tujuan umum :
Setelah mempelajari modul ini, peserta dapat menggunakan teknik Belajar interaktif dalam proses pembelajaran materi yang di fasilitasinya.

Tujuan khusus :
Setelah pelatihan diharapkan peserta menguasai :
- Peran trainer sebagai fasilitator
- Metode pembelajaran interaktif
- Menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif
- Menggunakan alat bantu yang tepat
- Teknik bertanya yang efektif
- Teknik menanggapi jawaban yang efektif
- Teknik mendengarkan yang efektif



PESERTA
  • Clinical Instructor
  • Kepala Diklat
  • Kepala Unit
  • Instruktur / Fasilitator internal RS
  • Yang berminat meningkatkan diri untuk menjadi fasilitator pelatihan
* Jumlah peserta maksimal 25 orang



FASILITATOR
1. Widyaiswara Pusdiklat Kemenkes RI :
2. Drg. Ramotan Gultom, MSc
3. Dr. Yenni Bros, M.Kes



MATERI

1. Pengertian dan tujuan pembelajaran interaktif
Hal - hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memulai sesi :
- pengelolaan waktu
- tidak keluar dari pokok bahasan
- mengatasi peserta yang dominan
- cara menanggapi opini peserta

2. Menghantar sesi pembelajaran
- mereview tujuan sesi
- mengajukan pertanyaan yang terkait dengan pokok bahasan
- menghubungkan pokok bahasan dengan materi sebelumnya
- menggunakan alat bantu yang sesuai

3. Merangkum sesi pembelajaran
- syarat dan teknik merangkum

4. Teknik Tanya jawab yang efektif
- jenis pertanyaan
- menyusun dan mengajukan pertanyaan

5. Mengelola hubungan interaktif
- bahasa yang digunakan
- berbicara secara efektif
- gaya dan penampilan
- mendengarkan secara efektif
- ekspresi wajah, gerak tubuh dan suara


METODE
40% Teori, 60% Praktek
- Presentasi
- Diskusi interaktif
- Praktek ( Roleplay )
- Umpan balik ( Feedback )



WAKTU
Rabu - Jumat, 21 - 23 September 2011


TEMPAT
HOTEL The Acacia
Jl. Kramat Raya No. 81
Jakarta Pusat 10450


BIAYA
Rp 3.500.000,- / peserta (tidak termasuk biaya penginapan)
Bagi instansi yang mengirimkan lebih dari 1 orang akan mendapatkan potongan Rp. 100.000,- / orang.


INFORMASI DAN PENDAFTARAN
YPMK Perdhaki u.p. Ritta / Nuning / Windi
Jl. Kramat Lontar H 11 A, Jakarta Pusat
Tel. 021 -
3920250 / 021 - 3926712 / 021 - 3914843
Fax. 021 - 3926712 / 021 - 3914843
e-mail : ypmk_perdhaki@yahoo.com

Pendaftaran setiap hari kerja : Senin - Jumat, Jam 08.30 - 15.00 wib
Pendaftaran VIA SMS :
085287434424
(Nuning / Rita)

BIAYA DIKIRIM MELALUI:

BANK CIMB NIAGA Jl. Cikini Raya 71 A, Jakarta
no. rek. : 908-01-00015-00-9 a.n. PMK Perdhaki




FORMULIR PENDAFTARAN

Dengan ini kami mendaftarkan nama-nama di bawah ini untuk mengikuti
Training of Trainer :


NAMA / JABATAN :

1. ______________________ / __________________________ L / P

2.
______________________ / __________________________ L / P

3.
______________________ / __________________________ L / P


Contact person / Jabatan :
Instansi :
Alamat :

Telepon :
Fax :
email :

Aug 2, 2011

PELATIHAN
PENCEGAHAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT
14 - 16 SEPTEMBER 2011


LATAR BELAKANG

Infeksi merupakan interaksi antara mikroorganisme dengan penjamu yang rentan terjadi melalui mode transmisi kuman tertentu. Cara transmisi kuman dapat terjadi melalui kontak (langsung, tidak langsung), droplet, melalui udara, melalui benda, dan vektor. Di RS atau sarkes lainnya infeksi dapat terjadi antar pasien, dari pasien ke petugas, dari petugas ke pasien, antar petugas. Segala bentuk infeksi dapat dicegah dan dikendalikan berbekal pada pengetahuan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi serta cara transmisi atau penularan penyakit infeksi. Pengetahuan tentang PPI sangat penting untuk petugas RS dan petugas kesehatan lainnya karena RS dan sarkes lainnya merupakan sarana umum yang sangat rawan untuk terjadi infeksi yang baru seperti HIV/ AIDS, H5N1, H1N1. Upaya pencegahan dan pengendalian infeksi melibatkan semua unsur, mulai dari peran Pimpinan sampai petugas kesehatan sendiri.

Salah satu strategi yang sudah terbukti bermanfaat dalam meningkatkan mutu pelayanan di RS dan sarkes lainnya adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petugas kesehatan dalam hal pencegahan dan pengendalian infeksi. Strategi tersebut diatas dapat dicapai dengan mengikuti Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi bagi petugas kesehatan.



TUJUAN

Tujuan Umum
Meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit melalui pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit yang dilaksanakan oleh semua departemen meliputi kualitas pelayanan, manajemen resiko serta kesehatan keselamatan kerja .

Tujuan Khusus :
  • Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit serta meningkatkan tempat kerja yang aman
  • Menurunkan angka kejadian infeksi di RS
  • Membudayakan penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi


METODE
  • Presentasi
  • Diskusi interaktif
  • Studi Kasus
  • Kunjungan Lapangan


FASILITATOR
Tim Pelatih PPI Nasional Kementerian Kesehatan RI



PESERTA
Setiap petugas kesehatan yang kontak dengan pasien dan atau bahan yang berasal dari pasien yaitu :
  • Dokter, Perawat, termasuk Laboratorium
  • Tenaga penunjang : CSSD, Petugas Kamar Jenazah, Bagian Linen Laundry, IPAL


MATERI
  • Kebijakan dan Pengorganisasian PPI RS
  • Konsep Dasar Penyakit Infeksi
  • Fakta-fakta Penyakit Menular
  • Pemutaran film pandemic
  • Kesiapan menghadapi KLB / Pandemi
  • Kewaspadaan isolasi
  • Kebersihan tangan
  • Penggunaan APD
  • Pengendalian Lingkungan
  • Pemrosesan ALKES setelah digunakan
  • Pengelolaan limbah RS dan Sarkes lainnya
  • Perlindungan petugas kesehatan
  • Pemulasaraan Jenazah
  • Peran petugas IPCN
  • Petunjuk PPI untuk anggota keluarga atau pengunjung
  • Kunjungan lapangan


WAKTU
Rabu - Jumat, 14 - 16 September 2011


TEMPAT
Hotel Amaris Senen by Santika
JL. Kramat Raya No. 35 Senen
Jakarta Pusat


BIAYA
Rp 3.950.000,- / peserta
Sudah termasuk penginapan 2 malam, check in tanggal 14 September, check out tanggal 16 September. Bagi peserta yang tidak menginap, tidak ada pengembalian biaya.
Instansi yang mengirimkan lebih dari 1 orang akan mendapatkan potongan Rp 100.000,-/orang


INFORMASI DAN PENDAFTARAN
YPMK Perdhaki u.p. Ritta / Nuning / Windi
Jl. Kramat Lontar H 11 A, Jakarta Pusat
Tel. 021 -
3920250 / 021 - 3926712 / 021 - 3914843
Fax. 021 - 3926712 / 021 - 3914843
e-mail : ypmk_perdhaki@yahoo.com

Pendaftaran setiap hari kerja : Senin - Jumat, Jam 08.30 - 15.00 wib
Pendaftaran VIA SMS :
085287434424
(Nuning / Rita)

BIAYA DIKIRIM MELALUI:

BANK CIMB NIAGA Jl. Cikini Raya 71 A, Jakarta
no. rek. : 908-01-00015-00-9 a.n. PMK Perdhaki




FORMULIR PENDAFTARAN

Dengan ini kami mendaftarkan nama-nama di bawah ini untuk mengikuti
Pelatihan Pencegahan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit
:


NAMA / JABATAN :

1. ______________________ / __________________________ L / P

2.
______________________ / __________________________ L / P

3.
______________________ / __________________________ L / P


Contact person / Jabatan :
Instansi :
Alamat :

Telepon :
Fax :
email :